- OBAT HERBAL EPILEPSI CUMA 350RIBU FAST RESPON ORDER VIA WHATSAPP. PENGIRIMAN DIPROSES SETELAH MENERIMA BUKTI TRANSFER
Kebutuhan Vitamin D3 Orang Dewasa dan Faktor yang Memengaruhi Asupannya
Vitamin D3 merupakan salah satu bentuk vitamin D yang berperan penting dalam membantu tubuh menjalankan berbagai fungsi, terutama yang berkaitan dengan tulang dan metabolisme kalsium. Kebutuhan vitamin D3 orang dewasa dapat berbeda berdasarkan usia, kondisi tubuh, pola makan, paparan sinar matahari, serta faktor lain yang memengaruhi status vitamin D. Banyak orang menganggap semakin tinggi asupan vitamin D maka semakin baik manfaatnya, padahal kebutuhan harian memiliki batas yang perlu diperhatikan. Asupan yang terlalu rendah dapat menyebabkan tubuh tidak memperoleh vitamin D yang cukup, sedangkan penggunaan suplemen secara berlebihan juga dapat menimbulkan risiko kesehatan. Karena itu, memahami kebutuhan vitamin D3 orang dewasa penting dilakukan agar asupannya dapat disesuaikan secara tepat.
Vitamin D3 atau kolekalsiferol dapat diperoleh melalui makanan tertentu, paparan sinar matahari, dan suplemen. Setelah masuk atau terbentuk di dalam tubuh, vitamin D mengalami beberapa proses metabolisme hingga menjadi bentuk aktif yang dapat digunakan tubuh. Vitamin ini membantu penyerapan kalsium dan fosfor sehingga berperan dalam mempertahankan kesehatan tulang dan fungsi tubuh lainnya. Namun, kebutuhan setiap orang tidak selalu sama karena faktor usia, kondisi kesehatan, pola hidup, dan sumber vitamin D yang tersedia dapat memengaruhi asupan secara keseluruhan. Oleh sebab itu, kebutuhan vitamin D3 orang dewasa sebaiknya dipahami sebagai bagian dari pola pemenuhan nutrisi secara menyeluruh, bukan sekadar mengejar dosis suplemen tertentu.
Baca juga : Cara Meningkatkan Nafsu Makan Secara Alami melalui Kebiasaan Makan dan Gaya Hidup
Kebutuhan Vitamin D3 Orang Dewasa Berdasarkan Usia
Secara umum, kebutuhan vitamin D untuk orang dewasa usia 19 hingga 70 tahun adalah sekitar 600 IU atau 15 mikrogram per hari. Sementara itu, orang dewasa berusia lebih dari 70 tahun membutuhkan sekitar 800 IU atau 20 mikrogram per hari berdasarkan angka kecukupan yang digunakan dalam referensi nutrisi Amerika Serikat. Angka tersebut merupakan rekomendasi asupan harian untuk memenuhi kebutuhan sebagian besar orang sehat, bukan dosis pengobatan untuk kondisi kekurangan vitamin D. Perlu diketahui bahwa 1 mikrogram vitamin D setara dengan 40 IU sehingga kedua satuan tersebut dapat digunakan untuk menyatakan jumlah vitamin D yang sama. Dengan demikian, memahami usia menjadi langkah awal ketika memperkirakan kebutuhan vitamin D3 orang dewasa.
Pada kelompok usia dewasa muda, kebutuhan vitamin D umumnya tidak berarti seseorang harus mengonsumsi suplemen setiap hari. Asupan dapat berasal dari kombinasi makanan, minuman yang diperkaya vitamin D, paparan sinar matahari, dan bila diperlukan suplemen. Pedoman Endocrine Society tahun 2024 menyatakan bahwa orang dewasa sehat di bawah usia 75 tahun umumnya tidak dianjurkan mengonsumsi vitamin D tambahan dalam jumlah yang melebihi kebutuhan harian yang telah ditetapkan. Artinya, penggunaan suplemen dosis tinggi secara rutin bukan merupakan kebutuhan otomatis bagi setiap orang dewasa sehat. Pemenuhan kebutuhan sebaiknya mempertimbangkan keseluruhan sumber vitamin D yang masuk ke tubuh.
Pada orang dewasa berusia lebih dari 70 tahun, kebutuhan vitamin D berdasarkan angka kecukupan meningkat menjadi sekitar 800 IU atau 20 mikrogram per hari. Peningkatan ini berkaitan dengan perubahan kebutuhan nutrisi seiring bertambahnya usia dan pentingnya mempertahankan kesehatan tulang serta fungsi tubuh. Namun, angka tersebut tetap merupakan acuan umum dan tidak otomatis berarti setiap orang lanjut usia membutuhkan suplemen dalam dosis tinggi. Kondisi kesehatan, obat yang digunakan, pola makan, dan paparan matahari tetap perlu diperhitungkan. Pada orang berusia 75 tahun ke atas, pedoman Endocrine Society 2024 juga menyarankan suplementasi vitamin D secara empiris dalam konteks pencegahan penyakit, dengan dosis harian yang lebih rendah lebih diutamakan dibandingkan dosis tinggi yang diberikan tidak setiap hari.
Mengapa Vitamin D3 Dibutuhkan Tubuh?
Salah satu fungsi utama vitamin D adalah membantu tubuh menyerap kalsium dari saluran pencernaan. Kalsium kemudian digunakan dalam berbagai proses tubuh, termasuk mempertahankan struktur dan kekuatan tulang. Vitamin D juga berhubungan dengan fungsi otot, sistem saraf, dan sistem kekebalan tubuh. Karena perannya tersebut, asupan vitamin D yang mencukupi menjadi bagian dari pola nutrisi yang mendukung kesehatan secara keseluruhan. Namun, manfaat vitamin D tidak berarti konsumsi dalam jumlah sangat tinggi akan memberikan manfaat tambahan bagi semua orang.
Vitamin D juga berbeda dari banyak vitamin lain karena tubuh dapat membentuknya ketika kulit terpapar radiasi ultraviolet B dari sinar matahari. Jumlah vitamin D yang terbentuk dapat dipengaruhi oleh waktu paparan, lokasi, musim, warna kulit, usia, penggunaan pakaian yang menutupi kulit, dan penggunaan tabir surya. Karena itu, seseorang yang tinggal di daerah dengan paparan matahari cukup belum tentu memiliki asupan vitamin D yang sama dengan orang lain. Paparan sinar matahari juga tidak dapat dijadikan alasan untuk mengabaikan keamanan kulit karena paparan ultraviolet yang berlebihan memiliki risiko tersendiri. Pemenuhan kebutuhan vitamin D sebaiknya dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan antara paparan matahari yang wajar dan sumber vitamin D lainnya.
Faktor yang Memengaruhi Kebutuhan Vitamin D3 Orang Dewasa
Usia menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kebutuhan vitamin D3 orang dewasa. Orang berusia 19 sampai 70 tahun memiliki rekomendasi sekitar 600 IU per hari, sedangkan kebutuhan untuk usia di atas 70 tahun meningkat menjadi sekitar 800 IU per hari. Selain usia, kemampuan tubuh menghasilkan vitamin D melalui kulit juga dapat berubah seiring bertambahnya usia. Kondisi tersebut membuat pemenuhan vitamin D pada orang lanjut usia perlu mendapatkan perhatian lebih. Namun, kebutuhan individu tetap tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan usia tanpa melihat kondisi lainnya.
Paparan sinar matahari merupakan faktor lain yang dapat memengaruhi status vitamin D seseorang. Orang yang jarang berada di luar ruangan cenderung memiliki lebih sedikit kesempatan untuk membentuk vitamin D melalui kulit. Aktivitas pekerjaan di dalam ruangan, kebiasaan menghabiskan sebagian besar waktu di rumah, dan pakaian yang menutupi sebagian besar tubuh dapat mengurangi paparan kulit terhadap sinar matahari. Meski demikian, kebutuhan vitamin D tidak sebaiknya dipenuhi dengan sengaja melakukan paparan ultraviolet berlebihan. Pola hidup yang sehat tetap perlu mempertimbangkan perlindungan kulit dan sumber vitamin D dari makanan.
Pola makan juga menentukan seberapa banyak vitamin D yang diperoleh setiap hari. Beberapa jenis ikan berlemak, kuning telur, hati, serta makanan dan minuman yang diperkaya vitamin D dapat menjadi sumber vitamin D. Tidak semua makanan mengandung vitamin D dalam jumlah tinggi sehingga pola makan yang sangat terbatas dapat membuat pemenuhannya menjadi lebih sulit. Orang yang jarang mengonsumsi sumber makanan tersebut perlu memperhatikan variasi makanan agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi. Jika asupan dari makanan dan paparan matahari tidak mencukupi, penggunaan suplemen dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing.
Kondisi tubuh tertentu juga dapat memengaruhi status vitamin D. Gangguan penyerapan lemak, beberapa kondisi pada saluran pencernaan, serta keadaan tertentu yang memengaruhi metabolisme vitamin D dapat meningkatkan risiko kadar vitamin D yang rendah. Obat-obatan tertentu juga dapat memengaruhi kadar atau metabolisme vitamin D. Karena itu, orang yang memiliki kondisi medis tertentu sebaiknya tidak menentukan dosis suplemen sendiri hanya berdasarkan informasi umum. Konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membantu menentukan apakah pemeriksaan atau suplementasi memang diperlukan.
Sumber Vitamin D3 untuk Orang Dewasa
Sumber vitamin D dapat berasal dari makanan, paparan sinar matahari, dan suplemen. Ikan berlemak seperti salmon dan beberapa jenis ikan lainnya termasuk sumber makanan yang relatif baik untuk vitamin D. Telur juga mengandung vitamin D meskipun jumlahnya tidak sebesar beberapa jenis ikan berlemak. Selain itu, produk pangan yang telah diperkaya vitamin D dapat membantu meningkatkan asupan harian. Menggabungkan beberapa sumber tersebut dapat menjadi bagian dari pola makan yang membantu memenuhi kebutuhan vitamin D3 orang dewasa.
Sinar matahari dapat membantu tubuh memproduksi vitamin D secara alami. Namun, jumlah vitamin D yang dihasilkan kulit tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan lama seseorang berada di bawah sinar matahari. Banyak faktor seperti waktu, lokasi, musim, warna kulit, usia, pakaian, dan penggunaan tabir surya dapat memengaruhi proses tersebut. Karena itu, tidak ada satu durasi paparan matahari yang dapat dianggap cocok untuk semua orang. Paparan matahari sebaiknya dilakukan secara bijak dan tidak digunakan sebagai alasan untuk mengabaikan perlindungan terhadap kulit.
Suplemen vitamin D3 dapat menjadi salah satu pilihan ketika asupan dari makanan dan sumber lainnya tidak mencukupi atau ketika tenaga kesehatan menyarankannya. Produk suplemen tersedia dalam berbagai dosis sehingga konsumen perlu memperhatikan jumlah vitamin D per sajian. Mengonsumsi produk dengan dosis tinggi tidak selalu berarti kebutuhan tubuh akan terpenuhi dengan lebih baik. Justru, penggunaan dosis yang terlalu tinggi dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kelebihan vitamin D. Karena itu, label produk perlu diperiksa dengan teliti sebelum digunakan.
Apakah Kebutuhan Vitamin D3 Harus Dipenuhi dengan Suplemen?
Tidak semua orang dewasa membutuhkan suplemen vitamin D3 setiap hari. Orang yang sehat dan memperoleh asupan vitamin D yang cukup dari makanan serta sumber lainnya dapat memenuhi kebutuhan tanpa menggunakan suplemen tambahan. Pedoman Endocrine Society 2024 menyarankan agar orang dewasa sehat di bawah 75 tahun tidak menggunakan suplementasi vitamin D melebihi kebutuhan referensi secara rutin untuk tujuan pencegahan penyakit. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan nutrisi tidak sama dengan kebutuhan mengonsumsi suplemen dosis tinggi. Suplemen sebaiknya digunakan berdasarkan kebutuhan, bukan semata-mata karena anggapan bahwa semakin tinggi dosis akan semakin baik.
Pada kondisi tertentu, dokter dapat memberikan vitamin D dengan dosis yang berbeda dari kebutuhan harian umum. Misalnya, seseorang yang mengalami kekurangan vitamin D dapat memerlukan pendekatan suplementasi yang disesuaikan dengan kondisi dan hasil pemeriksaan. Dosis pengobatan dapat berbeda dari angka kecukupan harian sehingga tidak tepat jika seseorang meniru dosis terapi orang lain. Lama penggunaan dan dosis juga dapat berubah berdasarkan respons tubuh dan hasil evaluasi. Karena itu, penggunaan dosis tinggi sebaiknya dilakukan berdasarkan arahan tenaga kesehatan.
Tanda Asupan Vitamin D Perlu Diperhatikan
Kekurangan vitamin D dapat menjadi perhatian ketika seseorang memiliki faktor risiko tertentu atau asupan hariannya tidak memadai. Kondisi tersebut tidak selalu menimbulkan gejala yang mudah dikenali sehingga seseorang tidak sebaiknya menyimpulkan status vitamin D hanya berdasarkan keluhan tertentu. Pemeriksaan darah untuk mengukur 25-hydroxyvitamin D dapat digunakan dalam situasi klinis tertentu untuk menilai status vitamin D. Namun, pedoman Endocrine Society 2024 tidak menganjurkan pemeriksaan rutin kadar 25-hydroxyvitamin D pada orang dewasa sehat tanpa indikasi khusus. Keputusan melakukan pemeriksaan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan pertimbangan tenaga kesehatan.
Risiko kekurangan dapat lebih diperhatikan pada orang yang memiliki pola makan sangat terbatas, jarang mendapatkan paparan matahari, atau memiliki kondisi yang mengganggu penyerapan vitamin D. Orang lanjut usia juga dapat memiliki faktor yang membuat pemenuhan vitamin D menjadi lebih menantang. Selain itu, penggunaan obat tertentu dapat memengaruhi kadar vitamin D atau cara tubuh memprosesnya. Kondisi tersebut tidak berarti seseorang harus langsung mengonsumsi vitamin D dosis tinggi. Evaluasi terhadap pola makan, gaya hidup, obat yang digunakan, dan kondisi kesehatan tetap diperlukan.
Bahaya Mengonsumsi Vitamin D3 Berlebihan
Vitamin D merupakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh, tetapi konsumsi berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan. Batas atas asupan vitamin D untuk orang dewasa menurut referensi National Academies adalah 4.000 IU atau 100 mikrogram per hari dari seluruh sumber, kecuali penggunaan dosis tertentu yang berada di bawah pengawasan dokter. Batas atas tersebut bukan target konsumsi harian dan tidak berarti seseorang membutuhkan 4.000 IU setiap hari. Penggunaan suplemen dengan dosis tinggi secara terus-menerus tanpa alasan yang jelas dapat meningkatkan risiko kelebihan vitamin D. Karena itu, kebutuhan vitamin D3 orang dewasa tidak boleh disamakan dengan batas maksimum asupan. (ODs)
Kelebihan vitamin D terutama dapat menyebabkan peningkatan kadar kalsium dalam darah. Kondisi tersebut dapat menimbulkan mual, muntah, kelemahan otot, kehilangan nafsu makan, rasa haus berlebihan, sering buang air kecil, dan pembentukan batu ginjal. Dalam kondisi berat, kelebihan vitamin D dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal, gangguan irama jantung, dan masalah lain akibat kadar kalsium yang terlalu tinggi. Risiko tersebut terutama berkaitan dengan konsumsi suplemen dalam jumlah berlebihan, bukan paparan sinar matahari normal. Karena itu, suplemen sebaiknya digunakan sesuai kebutuhan dan tidak dikonsumsi secara berlebihan.
Interaksi Vitamin D3 dengan Obat
Suplemen vitamin D dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat. Obat penurun berat badan seperti orlistat dapat mengurangi penyerapan vitamin D, sedangkan obat steroid tertentu dapat memengaruhi kadar vitamin D dalam tubuh. Obat diuretik jenis tiazid juga perlu diperhatikan karena penggunaannya bersama vitamin D dapat meningkatkan risiko kadar kalsium terlalu tinggi. Beberapa obat penurun kolesterol juga dapat memiliki interaksi tertentu dengan suplementasi vitamin D. Oleh karena itu, orang yang rutin menggunakan obat sebaiknya memberi tahu dokter atau apoteker sebelum menambahkan suplemen vitamin D3.
Interaksi obat menjadi semakin penting ketika seseorang menggunakan beberapa jenis obat sekaligus. Mengonsumsi suplemen tanpa memperhitungkan obat yang sedang digunakan dapat membuat pemenuhan nutrisi menjadi kurang tepat. Informasi pada kemasan suplemen perlu dibaca, tetapi informasi tersebut tidak menggantikan penilaian tenaga kesehatan untuk kondisi tertentu. Jika seseorang sedang menjalani pengobatan, dosis vitamin D sebaiknya ditentukan dengan mempertimbangkan keseluruhan kondisi. Pendekatan ini membantu mengurangi risiko penggunaan suplemen yang tidak sesuai.
Cara Memenuhi Kebutuhan Vitamin D3 Orang Dewasa
Memenuhi kebutuhan vitamin D dapat dimulai dengan memperhatikan pola makan sehari-hari. Pilih makanan yang menjadi sumber vitamin D dan perhatikan produk pangan yang diperkaya vitamin D jika tersedia. Aktivitas di luar ruangan juga dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat, dengan tetap memperhatikan perlindungan terhadap paparan ultraviolet berlebihan. Jika terdapat alasan medis atau faktor risiko tertentu, konsultasikan kebutuhan suplemen dengan tenaga kesehatan. Cara tersebut lebih tepat dibandingkan langsung mengonsumsi vitamin D3 dosis tinggi tanpa mengetahui kebutuhan tubuh.
Penggunaan suplemen juga perlu disesuaikan dengan jumlah vitamin D yang diperoleh dari produk lain. Seseorang yang sudah mengonsumsi multivitamin atau suplemen tertentu mungkin mendapatkan vitamin D tambahan tanpa menyadarinya. Jika kemudian ditambah dengan suplemen vitamin D3 dosis tinggi, jumlah total asupan dapat menjadi lebih besar dari yang diperlukan. Karena itu, periksa komposisi seluruh suplemen yang digunakan sebelum menambahkan produk baru. Perhatian terhadap total asupan membantu menjaga penggunaan vitamin D tetap sesuai kebutuhan.
Kapan Perlu Berkonsultasi dengan Tenaga Kesehatan?
Konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat dipertimbangkan jika seseorang memiliki kondisi yang berpotensi memengaruhi penyerapan atau metabolisme vitamin D. Konsultasi juga penting bagi orang yang ingin menggunakan suplemen dosis tinggi atau memiliki riwayat kadar vitamin D yang rendah. Tenaga kesehatan dapat mempertimbangkan usia, pola makan, paparan matahari, kondisi medis, serta obat yang digunakan sebelum memberikan saran. Dalam kondisi tertentu, pemeriksaan laboratorium dapat dipertimbangkan untuk memperoleh gambaran status vitamin D. Pendekatan tersebut membantu menghindari penggunaan suplemen berdasarkan perkiraan semata.
Orang dewasa juga tidak perlu langsung menganggap dirinya kekurangan vitamin D hanya karena jarang mengonsumsi suplemen. Kebutuhan vitamin D dapat dipenuhi melalui berbagai sumber sehingga konsumsi suplemen bukan satu-satunya cara untuk memperoleh vitamin ini. Sebaliknya, orang yang merasa sudah cukup mendapatkan vitamin D juga tetap perlu memperhatikan pola makan dan faktor kesehatan lainnya. Keseimbangan antara asupan, kebutuhan, dan kondisi tubuh merupakan bagian penting dalam menjaga kecukupan vitamin D. Dengan memahami faktor-faktor tersebut, kebutuhan vitamin D3 orang dewasa dapat dipenuhi secara lebih bijak.
Baca juga : Kalsium untuk Orang Dewasa dan Kebutuhan yang Perlu Dipenuhi dari Makanan atau Suplemen
Kesimpulan
Kebutuhan vitamin D3 orang dewasa secara umum berada pada sekitar 600 IU atau 15 mikrogram per hari untuk usia 19 sampai 70 tahun, sedangkan orang berusia lebih dari 70 tahun membutuhkan sekitar 800 IU atau 20 mikrogram per hari. Kebutuhan tersebut dapat dipenuhi melalui makanan, paparan sinar matahari yang wajar, serta suplemen jika memang diperlukan. Usia, pola makan, aktivitas di luar ruangan, kondisi kesehatan, penyerapan nutrisi, dan penggunaan obat dapat memengaruhi status vitamin D seseorang. Konsumsi vitamin D3 dosis tinggi tidak otomatis memberikan manfaat lebih besar dan dapat menimbulkan risiko jika dilakukan secara berlebihan. Karena itu, pemenuhan vitamin D sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan dilakukan secara bijak, terutama jika terdapat kondisi medis atau penggunaan obat tertentu.
Lengkapi kebutuhan nutrisi harian dengan produk Kalsium dan Vitamin D3 yang praktis dikonsumsi. Cocok menjadi bagian dari pola hidup sehat untuk membantu memenuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D. Dapatkan produknya sekarang dan jadikan pemenuhan nutrisi tulang lebih mudah setiap hari.

Tags: kebutuhan vitamin D3
Kebutuhan Vitamin D3 Orang Dewasa dan Faktor yang Memengaruhi Asupannya
Masalah kebotakan menjadi persoalan yang sering dialami baik oleh pria maupun wanita. Stres, faktor genetik, usia, hingga pola hidup tidak... selengkapnya
Minyak balur telah lama dikenal dalam tradisi pengobatan herbal di Indonesia sebagai solusi untuk berbagai keluhan tubuh, mulai dari pegal,... selengkapnya
Vitamin Mata Eyebost hadir sebagai solusi bagi siapa saja yang ingin menjaga kesehatan mata secara optimal. Paparan layar gadget, komputer,... selengkapnya
Kalsium merupakan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk membantu menjaga kepadatan tulang dan gigi, mendukung fungsi otot, serta berperan dalam kerja... selengkapnya
Cara konsumsi Flimeal yang tepat akan memaksimalkan manfaat Susu Sereal Flimeal Rasa Coklat Susu bagi tubuh. Minuman ini bukan sekadar... selengkapnya
Banyak orang memulai harinya dengan secangkir kopi. Bukan hanya karena rasanya yang khas dan aromanya yang menggoda, tetapi karena kopi... selengkapnya
Setiap orangtua pasti ingin anaknya tumbuh sehat, aktif, dan memiliki stamina yang optimal. Untuk mendukung tumbuh kembang anak, nutrisi yang... selengkapnya
Minyak serai atau lemongrass essential oil telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional sebagai salah satu minyak esensial yang kaya manfaat... selengkapnya
Sarang burung walet menjadi salah satu produk alami premium yang semakin populer di berbagai kalangan. Banyak orang mencari sarang burung... selengkapnya
Spirulina untuk diet semakin banyak digunakan sebagai salah satu solusi alami untuk membantu menjaga pola makan yang lebih sehat tanpa... selengkapnya
17%
Top Note : Mandarin Orange, Lavender, Black Currant, Petitgrain Middle Note : Jasmine, Lavender, Orange Blossom Base Note : Madagascar… selengkapnya
Rp 125.000 Rp 150.000CNI PowerfulX Ginseng Sports Cream 60ml adalah krim perawatan kulit yang diformulasikan khusus untuk menunjang aktivitas fisik dan olahraga. Dapat… selengkapnya
Rp 437.500Minyak Balur Sanga Sanga Classic adalah minyak herbal tradisional yang terbuat dari campuran bahan-bahan alami pilihan yang telah dikenal secara… selengkapnya
Rp 124.9009%
Parfum Lacoste Rose L.12.12 L.12.12 Eau de Parfum Rose For Her oleh Lacoste Fragrances adalah wewangian Floral Fruity untuk wanita…. selengkapnya
Rp 137.000 Rp 150.000Madu Klanceng Bambu WB Wild Bee merupakan madu murni berkualitas tinggi yang dihasilkan dari lebah klanceng (Trigona spp.), salah satu… selengkapnya
Rp 137.7000%
S-GROW Suplemen Peninggi Badan High Calcium 100% ORIGINAL BPOM! TERBUKTI AMPUH! SGROW – Susu Suplemen Peninggi Badan Terbaik (100% Original)… selengkapnya
Rp 450.000 Rp 450.000💖 Telah hadir Herbal Fenomenal yang terbukti membantu atasi gangguan pernapasan hingga gejala virus pandemi 19 MIXQUA QUSTHUL AL HINDI… selengkapnya
*Harga MulaiRp 125.000
Flimty Fiber adalah suplemen serat alami yang telah dipercaya sejak tahun 2018 dan dikembangkan oleh para ahli gizi. Dengan reputasi… selengkapnya
Rp 265.50021%
Jenis : EDP Volume : 100 mL Klasifikasi aroma : Flowery Sensual Romantic Scent Wangi Top notes : Violet,… selengkapnya
Rp 119.000 Rp 150.0000%
MDS / MADU DEEP SLEEP ori original Madu Untuk INSOMNIA mengatasi gangguan tidur beli 2 gratis 1 COD Promo MDS… selengkapnya
Rp 280.000 Rp 280.000


Saat ini belum tersedia komentar.